Sabtu, 24 November 2012

Pesan Dan Do'a peringatan Tahun Baru Islam 1434 H di Nambangan Surabaya




Sumbersegoro :
Jumat, 23 Nopember 2012 seluruh warga Nambangan Cumpat ini berkumpul, dari Bapak-bapak, Ibu-ibu serta anak-anak. Mereka berkumpul di tengah-tengah Kampung mereka untuk menggelar acara peringatan Tahun Baru Islam 1434 H.

Peringatan yang bertemakan Istighfar dan Istighosah ini dimulai dari jam 19.30 WIB sampai dengan 22.30 WIB. Dalam acara ini Mubaligh berpesan agar kita jangan sampai terpecah dan tetap menjaga tali persaudaraan. Para masyarakat harus waspada akan fitnah-fitnah yang menimbulkan perpecahan. "Sampean-sampean kabeh harus tetap berpikir dingin, jangan mudah terpancing emosi" ujar mubaligh. "Kalau kita mengumbar emosi bisa menimbulkan perpecahan sesama saudara dan nantinya pihak ketigalah yang senang kalau kita terpecah, karena itu tujuan mereka"lanjutnya.



Acara kemudian dilanjutkan dengan Istighosah dan diakhiri dengan Do'a : 
Dalam Do'a mereka meminta : 
1. Agar Penambangan Pasir Laut di wilayah Suramadu ini dihentikan
2. Do'a untuk Umat Islam di Palestina dan Myanmar yang saat ini mendapat Coba'an

Sedikit Dokumentasi peringatan tersebut :

















 

Dokumentasi diambil di :
 Nambangan Cumpat, Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak Kota Surabaya

Baca lebih lanjut →

Kamis, 01 November 2012

AKSI DEMO SEHARIAN WARGA NAMBANGAN CUMPAT, KENJERAN SURABAYA TERHADAP PENGERUKAN PASIR SURABAYA







sumbersegoro : senin, 29 Oktober 2012 ratusan nelayan libur melaut mereka melakukan aksi demo terhadap pengerukan pasir di selat madura (surabaya) yang dilakukan oleh PT Gora Gahana. 

Seluruh warga nambangan cumpat yang berada di kawasan kenjeran kota surabaya ini menggelar aksi demo sepanjang jalan dan berpuncak di Kelurahan Kedung Cowek. Mereka mengecam pengerukan pasir yang dilakukan oleh PT. Gora Gahana.

Para Nelayan tersebut mendesak agar Pajabat terkait tidak hanya mementingkan uang dan memperbesar penghasilannya dengan mengorbankan masyarakat kecil. Memang banyak pejabat yang Pro dengan PT. Gora Gahana dan menganggap bahwa aksi demo masayarakat nelayan tersebut dikarenakan kurangnya "sosialisasi" (dalam arti kompensasi berbentuk uang), tapi "sosialisasi" dalam bentuk apapun sudah pasti akan tetap ditolak warga karena mereka telah merasakan akibat penambangan pasir pada tahun-tahun sebelumnya dan seluruh warga telah bersumpah untuk menolak penambangan pasir tersebut.




Para Nelayan tersebut pernah ditawari akan kompensasi tersebut dan ditolak mentah-mentah oleh para nelayan karena berbagai alasan, diantaranya :
  1. Dengan rusaknya ekosistem laut otomatis penghasilan mereka juga akan berkurang dan ini butuh bertahun - tahun untuk memulihkannya.
  2. Perkampungan di pesisir pantai terancam amblas. "Karena jelas tanah yang berada di bawah rumah-rumah penduduk akan tergerus ke bawah akibat pengerukan pasir tersebut.
  3. Pantai mereka telah hilang karena pasir di sekitar rumah mereka tergerus sampai kedalaman 3 meter, hal ini membuat ombak laut langsung berbenturan dengan rumah warga. sampai sekarang sedikitnya sudah 3 rumah warga yang hancur terkena ombak.
  4. dan banyak lagi dampak lainnya akibat pengerukan pasir tersebut) ucap Massa nelayan yang tergabung dalam Forum Masyarakat Pesisir Suramadu (FMPS) tersebut.
Koordinator FMPS, Munir mendesak pemerintah setempat mematuhi rencana tata ruang dan tata wilayah perairan Selat Madura. Pengerukan pasir laut oleh PT Gora Gahana berada di zona III yang tidak diperuntukan untuk areal penambangan.

“Karena PT Gora Gahana yang didukung oleh Lantamal V TNI AL telah melakukan pelanggaran Pasal 35 (i), Undang-undang tentang Pengelolaan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, kami minta Lurah mendukung penolakan ini,” ujar Munir. 


Didesak warga, Lurah Kedung Cowek, Abdul Bahri akhirnya bersedia membuat surat pernyataan mendukung penolakan penambangan pasir. “Nelayan tidak menghendaki pengerukan pasir di kawasan Suramadu. Saya sebagai lurah juga menolak pengerukan dan meminta PT Gora Gahana untuk koordinasi dengan pihak terkait,” kata Abdul Bahri.  

Abdul Bahri mengaku belum menjadi Lurah Kedung Cowek saat terbit izin penambangan pasir tahun 2006. Dia juga tidak dapat menjamin apakah surat pernyataannya menolak penambangan pasir memiliki kekuatan hukum. 

Dari sekitar 5.300 warga Kelurahan Kedung Cowek, lebih dari separonya adalah nelayan. Penambangan pasir laut di kawasan Selat Madura menyebabkan berkurangnya tangkapan ikan.

Tak sampai disitu perjuangan Para nelayan di Selat Madura ini, mereka menyandera kapal keruk milik PT Gora Gahana yang dijaga ketat delapan personel TNI.

Sekitar pukul 18.00 WIB, para nelayan yang tinggal di kawasan Nambangan, Kenjeran ini, berbondong-bondong menuju zona tiga, sekitar tiga mil dari bibir pantai. Di atas perahu miliknya, massa kemudian mengepung kapal yang digunakan PT Gora Gahana untuk mengeruk pasir di kedalaman laut, sekitar 12 meter.

Mereka berteriak-teriak di atas perahu mengecam aksi pengerukan pasir yang dilakukan PT Gora Gahana yang dilindungi Dispotmar Lantamal V TNI AL.

"Maling pasir. Maling pasir. Maling pasir," teriak mereka, Senin (29/10).

Sempat terjadi perak mulut antara massa dengan delapan anggota TNI yang berada di atas kapal keruk. Sementara para nelayan yang menyiapkan bom molotov di perahunya, menantang para anggota TNI tersebut bertarung fisik di atas laut.

Para nelayan di Selat Madura ini, meminta kapal keruk tersebut segera dipindah dari pantai paling lambat hingga besok pagi.

"Jika tidak, kami akan mengerahkan massa yang lebih banyak lagi, untuk mengusir kapal tersebut dari Selat Madura. Bahkan, tadi saya sudah ditelepon oleh teman-teman nelayan di Pulau Madura yang siap bergabung," kata salah satu pengunjuk rasa, Munir.



Sumber : 
2. vhrmedia.com
3. Seputar Indonesia
4. Trans 7
5. Observasi langsung
Baca lebih lanjut →

Minggu, 28 Oktober 2012

WARGA NAMBANGAN CUMPAT DEMO RUMAH PELAKU KOMPLOTAN PT. GORA GAHANA


sumberseogoro News: Tak seperti biasanya malam ini banyak sekali warga yang keluar dari rumahnya dan berkumpul di jalan. Beberapa warga yang tidak tahupun juga ikutan berkumpul di jalan raya, mereka penasaran ada apa sampai begitu banyak orang dijalan. 

Cerita dari mulut-kemulut tersebar begitu cepat. Terdengar berita bahwa PT. Gora Gahana (Perusahaan yang ngotot untuk melakukan pengerukan di wilayah pencarian ikan warga) telah mendapati 700 KK (Kartu Keluarga) Penduduk sekitar. Mereka mendapatkan KK tersebut dari 2 petugas kelurahan Kedung Cowek. Kedua petugas tersebut telah mengambil copy KK warga dengan alasan karena adanya bantuan KB dari Pemerintah Kota Surabaya. Hal tersebut diutarakan oleh beberapa warga Cumpat yang pertamakali mendatangi rumah 2 Petugas Kelurahan dan Kecamatan tersebut. Kedua petugas itu memang biasanya mengambil KTP maupun KK warga sekitar karena ada suatu kegiatan di Kelurahan atau Kecamatan (bantuan RASKIN, Pelatihan, Penimbangan Balita, dll). 

Biasanya kedua petugas tersebut mengambil Copy KTP dan KK pada pagi hari dimana semua kepala rumah tangga sedang kelaut mencari ikan. Mereka mengambil fotocopy tersebut pada Istri-Istri atau anak warga. Mereka mengambil tanpa ada sesuatu yang sulit. Karena setiap Ibu-ibu rumah tangga pasti akan memberikan Copy KTP dan KK kalau mereka dijanjikan sebuah bantuan dari pemerintah.

Mendengar Penipuan pengumpulan KK tersebut bukan untuk Bantuan KB dari pemerintah melainkan untuk diberikan kepada PT. Gora Gahana (Perusahaan yang selama ini bentrok dengan warga, dimana telah beberapa kali didapati warga sedang mengambil pasir laut dan diusir beberapa warga) Sontak Warga Nambangan kaget akan berita tersebut. Tak lama semua warga mulai berkumpul di jalan. Ibu-ibu yang merasa ditipu mulai berkumpul dan mendemo Rumah Petugas tersebut. Ibu-ibu tersebut minta kepada petugas tersebut untuk mengembalikan Copy KK yang telah mereka berikan. 

Petugas itupun melakukan pembelaan bahwa dia memang mengambil copy KK untuk pandataan warga miskin untuk diberikan bantuan. Akan tetapi warga yang mulai memuncak emosinya mulai mengambil copy KTP tersebut dan membakarnya. 

"jarno gak oleh bantuan, timbang segoroku dikeruk (tidak masalah tidak dapat bantuan, asal lautku tidak dikeruk" ujar salah satu warga. 

Keterangan :
sampai tulisan ini saya buat, masih belum terbukti kebenarannya bahwa kedua petugas tersebut merupakan antek-antek PT. Gora Gahana
Baca lebih lanjut →

Minggu, 22 Juli 2012

5 Hal yang Sering Diabaikan Ketika Berwudhu



Selain memenuhi Fardhunya  wudhu, seseorang biasanya menyempurnakan wudhunya dengan menjalankan kesunnahan wudhu. Namun demikian, seringkali seseorang melewatkan beberapa tindakan sunnah karena menganggapnya sebagai sesuatu yang sepele. Padahal, jikalau dilakukan akan menambah nilai wudhu itu sendiri.

Ada lima kesunnahan wudhu yang sering diabaikan; Pertama, membaca basmallah. Nampaknya kelalaian membaca basmallah sebelum berwudhu bukanlah hal yang baru. Rasulullah saw sendiri pernah mengingatkan sahabatnya untuk membaca basmallah ketika hendak berwudhu, sebagaimana diterangkan dalam sebuah hadits

روي أنه صلى الله عليه وسلم وضع يده فى إناء وقال لأصحابه توضئوا باسم الله

Dengan demikian bacaan basmallah dalam wudhu hukumnya sunnah muakkad. Bahkan Imam Ahmad menyatakan bahwa membaca basmillah untuk berwudhu hukumnya wajib. Barang siapa yang lupa membaca bismillah, maka hendaknya menyusulinya ketika teringat kembali. Sebagaimana seseorang lupa membaca basmillah ketika hendak makan. Walaupun melewatkan membaca bismillah tidak mengugurkan kesahihan berwudhu, tetapi meninggalkan basmallah ketika berwudhu mengurangi nilai wudhu itu sendiri. Sebuah hadits menerangkan:

من توضأ وذكر اسم الله كان طهورا لجميع بدنه وإن لم يذكراسم الله تعالى كان طهورا لأعضاء وضوئه
Barang siapa berwudhu dengan membaca basmallah maka sucilah seluruh anggota badannya. Dan barang siapa berwudhu tanpa membaca basmallah maka suci anggota wudhunya saja.
 
Kedua, membasuh kedua telapak tangan dahulu sebelum memulai berwudhu, karena telapak tangan adalah tempat memindahkan air ke anggota-angota wudhu. Jadi kesuciannya harus diutamakan terlebih dahulu. Terutama ketika baru bangun tidur, karena ketika tidur tidak seorang pun tahu kemana tangannya di arahkan dan najis apapula yang telah menempelinya. Hadits Rasulullah saw menjelaskan:

إذا قام أحدكم من نومه فليغسل يديه قبل أن يدخلهما فى إناء ثلاثا فإنه لايدرى أين باتت يده

Apabila seseorang bangun tidur, maka hendaklah membasuh kedua tangannya tiga kali terlebih dahulu seselum mengambil air wudhu. Karena sesungguhnya ia tidak tahu kemana tangan tersebut ia letakkan waktu ia tidur.

 Ketiga, memulai dengan berkumur dan menghisap air dengan hidung (istinsyaq) sebelum membasuh wajah dengan bersungguh-sungguh, ketika sedang tidak berpuasa. Makna bersungguh-sungguh dalam berkumur adalah mengelilingkan air pada seluruh mulutnya dan bersungguh-sungguh dalam beristinsyaq adalah menghirup air hingga pangkal hidung.

Keempat, diantara sunnah-sunnah wudhu adalah menyela-nyela janggut (jenggot) yang tebal dengan air sehingga sampai ke bagian dalam. Sebagaimana cara wudhu yang dipraktikkan Rasulullah saw yang tergambar dalam haditsnya:

روي عن ابن عباس رضي الله عنهما : أنه عليه الصلاة والسلام كان إذا توضأ شبك لحيته الكريمة بأصابعه من تحتها
Bahwasannya Rasulullah saw ketika berwudhu selalu menyela-nyela janggut dengan jari-jemarinya dari arah bawah.

Dan kelima, menyela-nyela jari-jemari tangan dan kaki. Hal ini sebagai penjagaan jikalau terdapat kotoran atau najis yang terselip diantara jari-jari. Demikian pula yang dilakukan dan diperintahkan Rasulullah saw:

عن ابن عباس رضي الله عنهما أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: إذا توضأت فخلل أصابع يديك ورجليك
Apabila kamu berwudhu maka sela-selailah jari-jemari kedua tangan dan kakimu

Adapun kesunnahan yang lainnya seperti mendahulukan anggota yang kanan, mengulangi tindakan wudhu sebanyak tiga kali dan menggosok-gosok anggota wudhu jarang sekali terlupakan, sehingga banyak orang yang tidak mengerti menganggapnya sebagai fardhunya wudhu. Padahal fardhunya wudhu itu hanya ada enam perkara; 1) niat dengan membasuh muka. 2) membasuh muka. 3) membasuh kedua tangan sampai dengan kedua siku. 4) mengusap sebagian kepala. 5) membasuh kedua kaki sampai dengan kedua mata kaki. 6) urut sesuai apa yang telah tersebut di atas dari pertama sampai keenam.

Disarikan dari Kifayatul Akhyar fi Halli Ghayatil Ikhtishar.
Redaktur: Ulil Hadrawy
Baca lebih lanjut →

Jumat, 20 Juli 2012

12 Tips Puasa Sehat






Puasa Ramadhan secara umum berdampak positif bagi kesehatan. Dua belas tips berikut perlu Anda pertimbangkan agar puasa Anda tetap menyehatkan.


  1. Minum yang cukup. Hidrasi adalah hal terpenting selama puasa Ramadhan. Setelah berbuka puasa, Anda harus minum dalam jumlah besar. Anda juga harus minum saat bersahur. Kebutuhan hidrasi tubuh adalah sekitar 1,5 liter per hari.
  2. Makan yang sehat. Anda sebaiknya menerapkan diet sehat pada saat berbuka. Jangan berlebihan melahap kue dan makanan manis yang bahkan dalam jumlah besar sekalipun tidak memuaskan rasa lapar dan mengganggu pola makan Anda. Pertimbangkan memakan kurma yang dapat mengisi ulang energi dengan cepat.
  3. Jangan langsung berbuka dalam porsi besar. Mulailah dengan sup, kolak atau makanan pembuka lain dan tunggu sampai meresap di pencernaan sebelum makan besar.
  4. Jangan makan terlalu banyak. Buka puasa seharusnya tidak identik dengan makan berlebihan. Makan berlebihan tidak hanya mengganggu tubuh, tetapi juga membuat ngantuk saat shalat tarawih.
  5. Meskipun puasa dimulai dari matahari terbit sampai terbenam, Anda sebaiknya tetap makan tiga kali sehari: yang pertama saat bersahur, yang kedua saat berbuka dan yang ketiga sekitar 2 atau 3 jam setelah berbuka.
  6. Saat bersahur, disarankan makan buah-buahan untuk vitamin dan sumber karbohidrat seperti nasi dan ubi-ubian yang dapat bertahan sampai berbuka puasa. Penting untuk bersantap sahur mendekati saat imsak.
  7. Jika memungkinkan, tidurlah di awal siang untuk mengumpulkan energi. Hindari sinar matahari dan panas yang menimbulkan dehidrasi.
  8. Minimalkan penggunaan tenaga fisik. Atlet harus ekstra hati-hati untuk tidak berolahraga terlalu keras selama bulan Ramadhan. Dianjurkan untuk berolahraga yang tidak intensif di sore hari sebelum saat berbuka.
  9. Penderita diabetes. Penderita diabetes harus secara teratur memonitor gula darah mereka, cukup hidrasi dan tidak makan yang manis-manis tanpa nasihat medis.
  10. Orang yang lemah fisik. Puasa seharusnya tidak memperburuk status kesehatan orang dengan kondisi medis. Ibu hamil atau menyusui, lansia, pasien hipertensi, penyakit jantung atau asma, biasanya tidak wajib berpuasa Ramadhan. Bila tetap berpuasa, mereka harus berkonsultasi dengan dokter jika merasakan tanda-tanda gangguan kesehatan. Demi keselamatan yang lebih baik, disarankan untuk pergi ke dokter sebelum dan sesudah Ramadhan.
  11. Jangan menghentikan pengobatan tanpa nasihat medis. Orang yang harus mendapatkan pengobatan berkala harus mendapatkan saran dari dokter dan ustadz mereka. Mereka tidak harus berpuasa Ramadan jika hal itu membawa risiko pada kesehatan mereka.
  12. Segera membatalkan puasa bila mendapatkan masalah kesehatan. Bila Anda mengalami masalah medis selama sehari dan tidak dapat pulih dengan cepat, mungkin sebaiknya Anda tidak berpuasa sehari atau lebih. Hari-hari di mana Anda tidak berpuasa dapat diganti sebelum Ramadhan berikutnya.
Sumber: diadaptasi dari AFP Relaxnews.
Baca lebih lanjut →

Kamis, 28 Juni 2012

Kodam V Brawijaya Buka Pendaftaran Secaba


Kodam V/Brawijaya membuka pendaftaran Sekolah Calon Bintara (Secaba) tahun 2012.

Kesempatan ini berlaku bagi lulusan SMA/MA atau setara mulai tanggal 9-20 Juli 2012 di masing-masing wilayah Jatim, yakni Madiun (Ajenrem 081/DSJ Madiun), Mojokerto (Ajenrem 082 Mojokerto 3), Malang (Ajenrem 083 Malang), Ajendam V/Brawijaya Malang, dan Surabaya di Ajenrem 084/BJ Surabaya.

Kepala Penerangan Letnan Kolonel Totok Sugiharto di Surabaya Kamis (21/6/2012) mengatakan, beberapa persyaratan antara lain, umur pada saat masuk pendidikan tanggal 5 November 2012 tidak kurang dari 18 tahun dan tidak lebih dari 22tahun, tidak kehilangan hak menjadi prajurit TNI, berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, berbadan sehat jasmani dan rohani, lulusan SMA/MA atau setara, belum pernah nikah dan sanggup tidak nikah selama dalam pendidikan pertama, tinggi badan tidak kurang dari 165 Cm dan berat badan seimbang, bersedia mentaati peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung.

“Bila terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud maka bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan dari Pendidikan Pertama, jika pelanggaran tersebut diketemukan dikemudian hari pada saat mengikuti Dikma,” katanya.

Calon yang lolos menurut Sugiharto, harus sanggup melaksanakan Ikatan Dinas Pertama (IDP) sekurang-kurangnya 10 tahun dihitung mulai saat dilantik menjadi Bintara dan bersedia ditempatkan dimana saja, di seluruh wilayah Republik Indonesia, harus ada persetujuan dari orang tua/wali, harus mengikuti dan lulus pemeriksaan/pengujian yang meliputi administrasi, kesehatan, jasmani, wawancara, dan psikologi.

“Cara mendaftarnya, calon datang sendiri ke tempat pendaftaran dengan menunjukkan dokumen asli dan menyerahkan foto copy, kartu kewarganegaraan (bagi keturunan WNA), akte kelahiran/akte kenal lahir, KTP calon dan KTP orang tua/wali, kartu keluarga, STTB SD, SMP/MTS dan SMA/MA dan yang disetarakan berikut NUAN,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakannya, persyaratan lain tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota bdan lainnya kecuali karena ketentuan agama/adat. Bagi yang mendapat ijazah dari Negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud.

Sementara Bagi yang sudah bekerja melampirkan Surat Persetujuan/ijin dari kepala dinas/jawatan/instansi dan bersedia diberhentikan dari status pegawai, bila diterima menjadi Prajurit Bintara PK TNI AD.“Untuk mendapatkan informasi secara lengkap, para pendaftar bisa menghubungi panitia penerimaan pendaftaran di wilayahnya masing-masing,” tegasnya.

Pelaksanaan Rik/Uji Administrasi, Kesehatan, Jasmani, Wawancara tingkat Sub Panitia Daerah, dimulai pada tanggal 23 Juli-12 Oktober 2012, Rik/Uji Psikologi dilaksanakan pada tanggal 27-28 Agustus 2012. Sedagkan pelaksanaan Rik/Uji Administrasi, Kesehatan, Jasmani, Wawancara dan Psikologi Tingkat Pusat, dimulai pada tanggal 22-28 Oktober 2012.

“Panitia tidak memungut biaya apapun, dan panitia mengimbau, hendaknya para eserta seleksi menghindari praktik-praktik yang bersifat pungli/kolusi atau KKN,” ujarnya. (red)


source : surabayakita.com
Baca lebih lanjut →

Daftar PDAM Hanya Rp 300 Ribu, Lewat OBA



Kesempatan bagi warga tidak mampu bisa menikmati air PDAM Surabaya dengan menjadi pelanggan.

Selama ini masih banyak berpenghasilan rendah yang belum bisa tercatat sebagai pelanggan PDAM Surabaya karena biaya penyambungan pipa relatif mahal.

Namun kali ini masalah tersebut sedikit terbantu dengan pembiayaan dari Pemerintah Pusat, Bank Dunia dan Pemerintah Kota Surabaya. Bantuan diberikan  melalui Program OBA (Output Based Aid) berupa  bantuan pemasangan sambungan rumah (SR) PDAM kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Melalui OBA ini, masyarakat tidak mampu hanya diwajibkan membayar biaya penyambungan pipa PDAM sebesar Rp 300 ribu. Biaya ini jauh lebih murah ketimbang biaya penyambungan pipa PDAM pada umumnya.

"Masyarakat dapat mendaftarkan diri melalui BKM (Badan Keswadayaan Masyarakat) setempat dengan membawa persyaratan yang ditentukan," ungkap Ary Wiludjeng, Plt Kepala Unit Humas PDAM Surya Sembada Surabaya, Jumat (22/6/2012).

Syarat pendaftaran antara lain, Fotocopy KTP dan KSK,  Fotocopy SPPT PBB,  Fotocopy Rekening Listrik 1.300 VA,  Fotocopy Surat Tanah atau surat pernyataan kepemilikan bangunan (disediakan di BKM atau di tempat pendaftaran).

Pendaftaran tgl. 25 – 29 Juni 2012 Pkl 09.00 – 15.00 WIB , datang langsung di kantor Kecamatan Sawahan Jl. Dukuh Kupang 83A dan Kec. Kenjeran di Pendopo Kel. Tanah Kali Kedinding Jl. Suramadu.

Informasi lebih lanjut Unit Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan PDAM Surya Sembada Kota Surabaya 031–5041815  atau Fasilitator  Marta 031-83236749  atau Zainul 031-72575024.(red)

source: surabayakita.com
Baca lebih lanjut →

Selasa, 26 Juni 2012

PT Gora Gahana Harus Hentikan Pengerukan Pasir






Penambangan pasir di pesisir Suramadu yang dilakukan PT Gora Gahana terus menuai kontroversi. Kemarin, Komisi D DPRD Jatim merekomendasikan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) masalah tersebut. Permintaan tersebut diungkapkan dalam rapat dengar pendapat (hearing) antara Komisi D DPRD Jatim dengan Forum Masyarakat Pesisir Suramadu (FPSM),Dinas ESDM,Badan Lingkungan Hidup (BLH) Jatim dan PT Gora Bahana. Dalam hearing tersebut,Komisi D mendapati banyak kejanggalan pada penambangan tersebut. Di antaranya soal hukum administrasi izin penambangan hingga kerusakan lingkungan hidup di wilayah pesisir Suramadu.

Bahkan dalam kesempatan itu juga muncul empat rekomendasi.  “Dalam rekomendasi tersebut, pihaknya akan berkirim surat melalui pimpinan DPRD Jatim ke Polda Jatim dengan tembusan ke Pangarmatim TNI AL untuk memberikan jaminan hukum kepada masyarakat Nambangan, Cumpat Surabaya dan nelayan pesisir Suramadu dari intimidasi yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu,” ujar Agus Salim, pimpinan hearing.

Dijelaskannya, belakangan ini warga Nambangan dan Cumpat sudah mendapatkan intimidasi dari oknum-oknum tertentu atas penolakan rencana pengerukan pasir oleh PT Gora Gahana. ”Rekomendasi kedua yaitu meminta pada Dinas ESDM dan BLH me-reviewizin amdal PT Gora Gahana sesuai dengan PP No.27/ 2012 tentang Amdal, disertai kejelasan batas-batas GPS lokasi penambangan,”kata Agus Salim.

Rekomendasi ketiga adalah moratorium seluruh pemberian izin dan aktivitas penambangan di wilayah pesisir Suramadu. Dampak dari penambangan bisa menyebabkan kerusakan lingkungan hidup di pesisir Suramadu makin parah. Selama ini sudah terjadi kerusakan lingkungan akibat penambangan pasir sejak 1986. Rekomendasi yang terakhir supaya bidang Pembangunan akan mengusulkan pembentukan Pansus tentang Penambangan Pasir di Pesisir Suramadu dilakukan PT Gora Gahana.

Rencana penambangan pasir seluas 510 hektare itu bisa merusak lingkungan dan mengancam keberadaan jembatan Suramadu.” Kalau dewan mengusulkan me-review izin amdalnya, kami juga setuju. Sebab izin amdal PT Gora Gahana mengacu 2006 sebelum adanya Jembatan Suramadu,”kata Kepala Dinas ESDM Jatim Dewi J Putriani***dhe-sin

LAPORAN : DHEO FALDI RISWANDA
SURABAYA – source : SURABAYAWEBS.COM
Baca lebih lanjut →

Sabtu, 23 Juni 2012

SELURUH WARGA NAMBANGAN CUMPAT SURABAYA BERSUMPAH TOLAK PENGERUKAN PASIR



SELURUH WARGA NAMBANGAN CUMPAT, KEL. KEDUNG COWEK, KEC. BULAK 
KOTA SURABAYA 
"SEPAKAT  DAN BERSUMPAH AKAN TERUS MENOLAK PENGERUKAN PASIR DI SELAT MADURA"


Jum'at, 22 Juni 2012


Tak seperti biasanya kampung Nambangan Cumpat ini berjibun banyak orang disepanjang jalan dari ujung utara (masjid al-Mabrur Nambangan) sampai dengan Pasar Sentra Ikan (Pojok Cumpat) 

Banyak anak-anak dan orang dewasa membawa obor sambil bersholawat, bagian depan barisan membawa spanduk penolakan pengerukan pasir. Barisan yang terdiri dari anak-anak dan orang tua baik bapak-bapak maupun ibu-ibu ikut serta dalam parade tersebut. 

Parade yang dilakukan sebagai pembukaan acara istighosah itu dilaksankan setelah Sholat Maghrib. Semangat anak-anak, pemuda dan orang tua yang begitu besar dengan melantangkan suara mereka sampai seluruh warga menjadi keluar dan melihat parade tersebut. 

Setelah sholat isya' acara istighosah dilangsungkan dengan sangat sederhana di pertigaan Nambangan Cumpat (sebelah timur Kelurahan Kedung Cowek) dengan menggelar tikar di jalan yang berpusat di pertigaan Nambangan Cumpat warga mulai memanjatkan do'a dengan khusuk, seluruh warga menga"amin"kan agar pengerukan dihentikan. 

Melihat pada waktu 1980an pantai mereka yang masih banyak pasir dan dapat dipergunakan sebagai tempat lapangan bermain anak-anak, tapi sekarang setelah beberapa pengerukan yang dilakukan setelah tahun tersebut sampai dengan tahun 2012 ini warga mulai merasa was-was karena erosi air laut yang mulai mengikis habis pasir disekitar daratan akibat pengerukan. "Bila dibandingkan dari tahun 1980 sampai dengan sekarang 2012 pasir berkurang sekitar 2 meter dari daratan" ungkap misbah salah satu warga. 

acarapun berlanjut pada ceramah pemuka agama. "semua warga harus bersatu, jangan ada perpecahan. kita semua saudara" ungkap pemuka agama tersebut sambil menyindir spanduk yang bertuliskan seperti ini : 





 "Ojok ngawur rek, nek kenek dolormu dewe iku yaopo? (jangan ngawur, kalau kena saudaramu sendiri bagaimana?) Buat kata-kata yang santai saja, jangan pakai emosi" ungkap pemuka agama tersebut. "yang sudah mendapat bagian biarkan saja, toh ada undang-undangnya" lanjutnya. 

Semua harus bersatu, seng oleh sogok'an teko Pengeruk ojok dimungsui nemen-nemen, ayo di rangkul (Semua harus besatu, yang dapat uang sogokan dari pengeruk jangan terlalu dimusuhi, ayo dirangkul), kalau kita saling bertengkar, pengeruklah yang senang" ungkap pemuka agama.

Coba anda bayangkan, pasir di sekitar selat madura akan diambil untuk menguruk lahan sekitar 540 hektar.  berapa juta truk yang terambil? kalau kita membeli di galangan 1 truknya berapa? kalau dikalikan berjuta-juta? kalau diambil warga sekitar bisa pensiun dini semua warga disini" sambil memberikan lelucon kecil. Anda tidak melihat Masjid tanggulnya mulai ambrol, warga yang rumahnya berdekatan laut tidak bisa tidur karena rumahnya terhantam ombak?"ungkapnya lagi.

Dan acara kejutan terakhir yang ditunggu-tunggu oleh seluruh warga terkait yakni dipanggilnya seluruh pengurus RT, RW, Ketua Nelayan Nambangan Cumpat untuk bersumpah di depan masyarakat bahwa mereka akan selalu menolak pengerukan, hal tersebut dilakukan oleh pemuka agama agar tidak timbul kesalah pahaman antara warga dan Pengurus setempat. dimana akan adanya pengumpulan KTP oleh Kepanjangan tangan/suruhan "PT. Pengeruk" yang diberikan uang langsung sebesar 400ribu dan TV sebagai uang persetujuan/istilahnya sogokan.

Ada beberapa pengurus RT dan tokoh masyarakat yang terkena "goncangan uang" yang dilakukan oleh "PT. Pengeruk" akan tetapi melihat penolakan yang dilakukan oleh seluruh warga akhirnya RT ini juga menolak akan pengerukan dan mengembalikan dana. Sebut saja Cak Ham, yang menjadi sasaran empuk pembicaraan Pemuka Agama waktu itu.


Cerita Sedikit dari Ketua Nelayan :

"Saya kemarin mau dikasih uang 650.000.000,- oleh perwakilan "PT. pengeruk" agar seluruh warga setuju akan pengerukan nantinya dan uang sebesar 15 juta sebagai biaya operasional" ungkap ketua nelayan nambangan. "terus siapa yang vokal disini?" tanya humas PT pengeruk kapada Ketua Nelayan, disebutkan ada beberapa orang termasuk pengurus RT dan RW Nambangan Cumpat. 

Ada 1 RT yang setuju dan lainnya tidak setuju termasuk RW Nambangan Cumpat. dan Humas PT Pengeruk inipun tidak kehilangan cara, dia berhasil merekrut beberapa orang di wilayah Nambangan (tetangga saya sendiri) dan beberapa orang lagi di Wilayah Cumpat (Tokoh Pemuka)


Kesimpulan : 
Saya sebagai warga Nambangan Cumpat sendiri merasa prihatin atas apa yang dialami oleh warga sekitar, walaupun pekerjaan saya bukan sebagai seorang nelayan, tetapi melihat orang-orang bekerja malam pulang siang dari laut tanpa membawa hasil karena lahan mereka telah diganggu dan tempat tinggal mereka terancam roboh, masya Allah .. demi pembangunan kok masyarakat kecil yang jadi korban. Dimana letak :
1. Kemanusiaan yang adil dan beradab. 
2. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia 
(Item Pancasila yang selama ini sebagai Pedoman Negara)

3. dll



"Jangan hanya memandang untung dan rugi, coba renungkan jika kita berada diposisi mereka"

Sumber :
- Observasi Langsung, Cerita Langsung dari warga
- Suara Surabaya.net

Penulis : Semutlanank, Warga Nambangan 

NB: Tulisan Acak (maaf saya juga bukan jurnalis) 


Baca lebih lanjut →

Sabtu, 06 Agustus 2011

Manfaat Berpuasa Untuk Tubuh


Dok. Thinkstock
Sumber: Republika
Selama berpuasa tubuh manusia menghasilkan energi dengan membakar sumber daya yang disimpan oleh tubuh. Simpanan ini terdiri dari lemak, karbohidrat dan gula sehingga menghasilkan energi.
Hati adalah organ yang paling berperan dalam proses ini. Hati mengubah lemak menjadi zat kimia yang disebut Keton tubuh berupa tiga senyawa larut dalam air yang kemudian digunakan sebagai sumber energi.
Justru tubuh mengambil banyak manfaat dari puasa. Detoksifikasi adalah salah satu manfaat terpenting dari puasa.  Detoksifikasi terjadi saat usus besar, hati, ginjal, paru-paru, kelenjar getah bening dan kulit menghilangkan atau menetralkan racun.
Proses ini dipercepat saat puasa karena tubuh memecah lemak. Bahan kimia dan racun yang diserap dari makanan dan lingkungan yang disimpan dalam cadangan lemak, dilepaskan selama puasa.
Puasa juga menjadi penyembuh bagi tubuh, pikiran dan jiwa dengan cara yang simultan. Pada tingkat fisik, energi dan sumber daya dialihkan dari sistem pencernaan (yang terus-menerus dilakukan saat kita tak berpuasa) ke sistem kekebalan tubuh dan proses metabolisme sehingga kemampuan tubuh untuk menyembuhkan dan membangun kembali berjalan optimal.

Studi medis menunjukkan bahwa puasa juga bermanfaat untuk mengendalikan pertumbuhan jaringan yang abnormal pada tubuh, seperti tumor. Sang tumor menjadi kelaparan dan karenanya lebih mudah untuk dipecah dan dikeluarkan dari tubuh.
Puasa memungkinkan tubuh untuk memanfaatkan sumber daya dan fokus pada pembangunan kembali. Pada tingkat mikroskopis seperti DNA dan RNA menjadi lebih efisien dalam mentranskripsikan protein dan jaringan yang dibutuhkan tubuh.
Perubahan lain dalam tubuh selama puasa termasuk sedikit penurunan suhu inti tubuh karena penurunan tingkat metabolisme dan fungsi tubuh secara umum. Kadar gula darah juga turun karena tubuh menggunakan cadangan glikogen dalam hati dan angka dasar metabolik (BMR) dikurangi dalam rangka untuk menghemat energi.
Sistem pencernaan, yang sangat sering kelebihan beban dan tak henti-hentinya bekerja, juga membersihkan sendiri sehingga pencernaan lebih efisien dan penyerapan nutrisi lebih optimal. Di sisi lain, lapisan lambung dan usus mengikis masalah 'sampah' tubuh. Proses lain yang menopang infrastruktur dasar tubuh juga  meningkat selama puasa, misalnya produksi hormon meningkat serta pelepasan hormon anti-penuaan.

*) Disarikan dari artikel ilmiah di Majalah Emel yang terbit di Inggris
Baca lebih lanjut →

10 Masjid Tertua di Indonesia


Dok. Thinkstock

Oleh: Tribun News
Islam sebagai sebuah pemerintahan hadir di Indonesia sekitar abad ke-12. Namun sebenarnya Islam sudah masuk ke Indonesia pada abad 7 Masehi. Saat itu sudah ada jalur pelayaran yang ramai dan bersifat internasional melalui Selat Malaka yang menghubungkan Dinasti Tang di Cina, Sriwijaya di Asia Tenggara dan Bani umayyah di Asia Barat sejak abad 7.
Datangnya Islam ke Nusantara membawa warna budaya tersendiri, termasuk arsitektur bangunan. Sebagai tempat beribadah kaum muslim, masjid di Indonesia memiliki corak yang beragam, tergantung daerah dibangun dan pendirinya.
Berikut ini adalah 10 masjid tertua di Indonesia:
1. Masjid Saka Tunggal (1288)
Masjid Saka Tunggal terletak di Desa Cikakak Kecamatan Wangon dibangun pada tahun 1288 sebagaimana terukir di Guru Saka (Pilar Utama) masjid. Tapi dalam membuat masjid ini lebih jelas ditulis dalam buku-buku kiri oleh para pendiri masjid ini adalah Kyai Mustolih. Tapi buku-buku ini telah hilang bertahun-tahun yang lalu. Setiap tanggal 27 rajab diadakan ziarah di masjid dan membersihkan makam Kyai Jaro Mustolih. Masjid ini terletak ± 30 km dari kota purwokerto. Disebut Saka Tunggal untuk membangun tiang yang digunakan untuk membentuk hanya satu tiang (tunggal). Menurut Sopani, salah satu pengurus masjid mengatakan bahwa pilar tunggal melambangkan bahwa ALLAH adalah hanya satu ALLAH SWT. Di beberapa tempat terdapat hutan pinus dan hutan lainnya dihuni oleh ratusan monyet jinak dan ramah, seperti di Sangeh, Bali.
2. Masjid Wapauwe (1414)
Masjid ini masih terawat dengan baik. Bangunan aslinya juga menyimpan beberapa benda warisan seperti drum, tulisan tangan Al Quran, skala batu yang beratnya 2,5 kg dan logam perhiasan. Jika drum atau beduk dipukul maka suaranya akan terdengar sampai seluruh desa, mengundang orang untuk datang ke masjid. Kitab suci Al Quran tulisan tangan di masjid ini pernah dipamerkan di Festival Istiqlal di Jakarta.
3. Masjid Ampel (1421)
Masjid Ampel adalah masjid kuno yang berada di bagian utara Kota Surabaya, Jawa Timur. Masjid ini didirikan oleh Sunan Ampel dan di dekatnya terdapat kompleks makam Sunan Ampel. Saat ini Masjid Ampel merupakan salah satu daerah tujuan wisata religi di Surabaya. Masjid ini dikelilingi oleh bangunan dengan arsitektur tiongkok dan arab.
Disamping kiri halaman Masjid Ampel, terdapat sebuah sumur yang diyakini merupakan sumur yang bertuah, biasanya digunakan oleh mereka yang meyakininnya untuk penguat janji atau sumpah.
4. Masjid Agung Demak (1474)
Masjid ini terletak di desa Kauman, Demak, Jawa Tengah. Masjid ini dipercayai pernah merupakan tempat berkumpulnya para ulama (wali) penyebar agama Islam, disebut juga Walisongo, untuk membahas penyebaran agama Islam di tanah Jawa. Pendiri masjid ini diperkirakan adalah Raden Patah, yaitu raja pertama dari Kesultanan Demak, pada sekitar abad ke-15 masehi.
Masjid ini mempunyai bangunan-bangunan induk dan serambi. Bangunan induk memiliki empat tiang utama yang disebut Saka Guru. Tiang ini konon berasal dari serpihan-serpihan kayu, sehingga dinamai 'saka tatal'. Sedangkan bangunan serambi merupakan bangunan terbuka. Atapnya berbentuk limas yang ditopang delapan tiang yang disebut saka majapahit.
Di dalam lokasi kompleks Masjid Agung Demak, terdapat beberapa makam raja-raja Kesultanan Demak dan para abdinya. Di sana juga terdapat sebuah museum, yang berisi berbagai hal mengenai riwayat berdirinya Masjid Agung Demak.
5. Masjid Sultan Suriansyah (1526)
Masjid Sultan Suriansyah adalah sebuah masjid bersejarah yang merupakan masjid tertua di Kalimantan Selatan. Masjid ini dibangun pada masa pemerintahan Tuan Guru (1526-1550), Raja Banjar yang pertama masuk Islam.
Masjid ini terletak di utara Kecamatan Kesehatan, Banjarmasin Utara, Banjarmasin, daerah yang dikenal sebagai Banjar Lama yang merupakan ibukota Kesultanan Banjar untuk pertama kalinya.
Arsitektur tahap konstruksi dan atap tumpang tindih, merupakan masjid bergaya tradisional Banjar. Gaya masjid tradisional di Banjar mihrabnya memiliki atap sendiri terpisah dengan bangunan utama. Masjid ini dibangun di tepi sungai di Kecamatan Kesehatan.
6. Masijd Menara Kudus (1549)
Mesjid Menara Kudus (disebut juga sebagai Mesjid Al Aqsa dan Mesjid Al Manar) adalah mesjid yang dibangun oleh Sunan Kudus pada tahun 1549 masehi atau tahun 956 hijriah dengan menggunakan batu dari Baitul Maqdis dari Palestina sebagai batu pertama. Masjid ini terletak di Desa Kauman, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Mesjid ini berbentuk unik, karena memiliki menara yang serupa bangunan candi. Masjid ini adalah perpaduan antara budaya Islam dengan budaya Hindu.
7. Masjid Agung Banten (1552-1570)
Masjid Agung Banten termasuk masjid tua yang penuh nilai sejarah. Setiap harinya masjid ini ramai dikunjungi para peziarah yang datang tak hanya dari Banten dan Jawa Barat, tapi juga dari berbagai daerah di pulau Jawa.
Masjid Agung Banten terletak di kompleks bangunan masjid di Desa Banten Lama, sekitar 10 km sebelah utara Kota Serang. Masjid ini dibangun pertama kali oleh Sultan Maulana Hasanuddin (1552-1570), sultan pertama Kesultanan Demak. Ia adalah putra pertama Sunan Gunung Jati.
Salah satu kekhasan yang tampak dari masjid ini adalah adalah atap bangunan utama yang bertumpuk lima, mirip pagoda china. Ini adalah karya arsitek Cina yang bernama Tjek Nan Tjut. Dua buah serambi yang dibangun kemudian menjadi pelengkap di sisi utara dan selatan bangunan utama.
Di masjid ini juga terdapat komplek makam sultan-sultan Banten serta keluarganya. Yaitu makam Sultan Maulana Hasanuddin dan istrinya, Sultan Ageng Tirtayasa serta dan Sultan Abu Nasir Abdul Qohhar. Sementara di sisi utara serambi selatan terdapat makam Sultan Maulana Muhammad dan Sultan Zainul Abidin.
Masjid Agung Banten juga memiliki paviliun tambahan yang terletak di sisi selatan bangunan inti masjid agung. Paviliun dua lantai ini dinamakan Tiyamah. Berbentuk persegi panjang dengan gaya arsitektur Belanda kuno. Bangunan ini dirancang oleh seorang arsitek belanda bernama Hendick Lucasz Cardeel. Biasanya, acara-acara seperti rapat dan kajian Islami dilakukan di sini.
Menara yang menjadi ciri khas sebuah masjid juga dimiliki Masjid Agung Banten. Terletak di sebelah timur masjid, menara ini terbuat dari batu bata dengan ketinggian kurang lebih 24 meter, diameter bagian bawahnya kurang lebih 10 meter. Untuk mencapai ujung menara, ada 83 buah anak tangga yang harus ditapaki dan melewati lorong yang hanya dapat dilewati oleh satu orang. Dari atas menara ini, pengunjung dapat melihat pemandangan di sekitar masjid dan perairan lepas pantai, karena jarak antara menara dengan laut hanya sekitar 1,5 km.
Dahulu selain digunakan sebagai tempat mengumandangkan azan, menara yang juga dibuat oleh Hendick Lucasz Cardeel ini digunakan sebagai tempat menyimpan senjata.
8. Masjid Mantingan (1559)
Masjid Mantingan adalah masjid kuno di Desa Mantingan, Kecamatan Tahunan, Jepara, Jawa Tengah. Masjid ini didirikan di Kesultanan Demak pada tahun 1559. Ubin untuk lantainya didatangkan dari Makau, Cina. Bubungan atap bangunan gaya termasuk Cina. Dinding luar dan dalam dihiasi dengan piring tembikar bergambar biru, sedang dinding sebelah tempat imam salat dihiasi dengan relief persegi bergambar margasatwa dan penari penari diukir di batu kuning tua.
Pengawasan pekerjaan konstruksi masjid ini tak lain adalah Babah Liem Mo Han.
Di dalam kompleks masjid terdapat makam Sultan Hadlirin, suami dari Kanjeng Ratu Kalinyamat dan adik ipar Sultan Trenggono, penguasa terakhir Demak. Selain itu ada juga makam Waliullah Mbah Abdul Jalil, yang disebut sebagai nama lain Syekh Siti Jenar.
9. Masjid Al-Hilal Katanga (1603)
Masjid ini dibangun pada tahun 1603 masehi pada masa pemerintahan Taja Gowa-24, Aku Manga'ragi Daeng-Manrabbiakaraeng Lakiung atau Sultan Alauddin. Kemudian pada tahun 1605 masjid ini berganti nama Masjid Katangka. Masjid  Al-Hilal Katanga berukuran 14,1 x 14,4 meter dan sebuah bangunan tambahan 4,1 x 14,4 meter. Tinggi bangunan 11,9 meter dan tebal dinding 90 sentimeter.
10. Masjid Tua Palopo (1604)
Madjid Tua Palopo, didirikan oleh Raja Luwu bernama Sultan Abdullah Matinroe pada tahun 1604. Masjid yang memiliki luas 15 m2 ini diberi nama Orang Tua, karena usia yang sudah tua. Sedangkan nama Palopo diambil dari kata dalam bahasa Bugis dan Luwu memiliki dua arti, yaitu: Pertama, makanan yang terbuat dari campuran beras ketan dan air gula. Kedua, memasukkan pasak dalam lubang tiang bangunan. Kedua makna memiliki hubungan dengan proses pembangunan Masjid tua Palopo ini.
Baca lebih lanjut →

Pahala Salat Berjamaah


Ibnu Umar meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Shalat berjamaah lebih utama 27 derajat dibandingkan shalat sendirian." (HR Bukhari dan Muslim). Dengan alasan ini, seperti diceritakan Jabir ra, saking inginnya mendapatkan keutamaan pahala shalat berjamaah di masjid, banyak sahabat dari Bani Salamah terdorong pindah rumah mendekati masjid Nabi.
Mendengar kabar tersebut , Rasulullah  bertanya kepada mereka, "Benarkah kalian ingin pindah rumah mendekati masjid? " Mereka menjawab, "Benar, ya Rasulullah." Nabi bersabda, "Wahai Bani Salamah, tetaplah di tempat kalian, karena setiap langkah kaki kalian ke masjid dicatat satu pahala."
Selain itu, orang yang shalat berjamaah di masjid masih mendapat bonus pahala, yaitu setiap langkah kakinya ke masjid dapat menghapus satu kesalahan. Bahkan, selama menunggu datangnya shalat, dia tetap memperoleh pahala shalat. Setelah itu, selesai shalat, selama ia berada di masjid dan belum batal wudhu, para malaikat berdoa untuknya,  "Ya Allah, berkahilah dia. Ya Allah, rahmatilah dia." (Muttafaqun 'alaih).
Rangkaian shalat dimulai dari berwudhu, yang merupakan sarat sahnya shalat. Dalam hadis yang diriwayatkan Malik, Nasa', Ibnu Majah, dan Hakim, Rasul memberikan penjelasan mengenai wudhu ini. Beliau mengatakan, jika seseorang berwudhu lalu berkumur, maka dosa-dosa keluar dari mulutnya.
Jika orang itu membersihkan hidung, maka dosa-dosa keluar dari hidungnya. Jika dia membasuh muka, maka dosa-dosa keluar dari mukanya hingga dari bawah kelopak matanya. Jika dia membasuh kedua tangan, maka dosa-dosa keluar dari kedua tangannya hingga dari bawah kukunya.
Dan, Jika dia mengusap kepala, maka dosa-dosa keluar dari kepalanya hingga dari kedua telinganya. Jika dia membasuh kedua kaki, maka dosa-dosa keluar dari kedua kakinya hingga dari bawah kuku kakinya. Setelah itu, langkahnya ke masjid dan shalatnya menjadi tambahan pahala baginya.
Ketika datang waktu shalat, azan dikumandangkan di masjid atau mushala maka orang-orang yang mendengar seruan azan disunahkan mengucapkan sebagaimana yang diucapkan muazin. Jika ini dilakukan, orang-orang yang menjawab seruan azan tersebut akan masuk surga.
Selesai azan, kita disunahkan bershalawat dan berdoa untuk Rasulullah. Dengan melakukan ini, niscaya niscaya Allah memberi keberkahan 10 kali lipat dan kita akan mendapat syafaat dari Rasulullah di hari kiamat. Selain itu, sebelum dan atau sesudah shalat fardhu, kita dainjurkan melaksanakn shalat sunah rawatib.
Shalat tersebut berfungsi untuk menyempurnakan shalat fardhu yang kita tunaikan.
Setiap shalat sunah memiliki keutamaan, misalnya, (HR Ahmad, Muslim, Tirmidzi, dan Nasa`i). Subhanallah, setiap shalat fardhu yang dilaksanakan secara berjamaah di masjid ternyata membawa gerbong pahala sangat besar. (Sumber: Syamsu Hilal/Republika)
Baca lebih lanjut →

Jam Raksasa Mekkah Sudah Beroperasi


The Mecca Royal Clock Tower, jam tertinggi nomor dua di dunia sudah berdetak. Operasional jam raksasa di belakang Masjidil Haram tersebut dimulai tepat 1 Ramadan 1432 Hijriah.

Jam raksasa ini punya banyak keistimewaan. Suara azan yang keluar dari jam bisa terdengar hingga tujuh kilometer. Sementara nyala lampu hijau dan putih saat adzan bisa terlihat hingga jarak 30 kilometer.
Wajah jam juga dapat berganti warna. Bila siang, wajah jam berwarna putih. Bila malam menjadi hijau dan putih. Jam raksasa ini berada di atas King Abdul Aziz Endwoment Project.  Sebuah kompleks megah yang terdiri atas tujuh menara.
"Semua persiapan untuk menerima tamu saat Ramadan di hotel sudah lengkap. Seluruh kamar dan suite roomsudah bernuansa Ramadan," kata Direktur Telekomunikasi dan Promosi Bisnis Fairmont Raffles Hotels International, Khaled Yamaq.
Tinggi menara jam ini mencapai 601 meter dengan 76 lantai. Menara jam memiliki 858 kamar suite yang pemandangan dari jendelanya menghadap ke Masjidil Haram.
Untuk upacara dimulainya operasional jam The Mecca Royal Clock Tower akan didahului oleh tujuh kali tembakan meriam. (Sumber: Republika)
Baca lebih lanjut →

Tips Puasa Sehat untuk Ibu Menyusui


Dok. Thinkstock

Oleh: Tribun News
Menunaikan puasa pada bulan Ramadan wajib hukumnya untuk Muslim yang telah memenuhi syarat. Tak terkecuali ibu hamil dan ibu menyusui, dengan catatan setelah berkonsultasi dengan dokter. Namun Allah telah memberikan keringanan kepada ibu hamil dan menyusui dengan membolehkan berpuasa di luar Ramadan atau dengan membayar fidyah.
Menyusui adalah fitrah yang dimiliki oleh sebagian besar perempuan. Kemampuan seorang ibu untuk berpuasa pada masa-masa menyusui berkaitan erat dengan kondisi kesehatannya. Kesehatan ini berkaitan erat dengan pola hidup dan pola makan, apalagi pada bulan Ramadan.
Asupan gizi pada ibu menyusui harus memadai untuk mensuplai Laktasi yang dibutuhkan oleh sang bayi.
Perbedaan paling signifikan pada bulan Ramadan adalah waktu makan. Ibu yang biasanya makan pagi, siang, dan malam harus mengubah jam makan pada waktu sahur dan berbuka. Oleh sebab itu, dua waktu makan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan memaksimalkan asupan gizi pada dua waktu makan tersebut.
Sebenarnya saat berpuasa, ASI yang dihasilkan ibu menyusui tidak akan berubah dan berkurang kualitasnya karena saat berpuasa tubuh akan melakukan mekanisme kompensasi. Produksi ASI akan diambil dari zat gizi, yaitu energi, lemak, protein, vitamin dan mineral dari tubuh sang ibu. Penggantian zat-zat tersebut akan terjadi pada saat berbuka sehingga ibu menyusui akan tetap sehat.
Ibu menyusui harus tetap makan tiga kali sehari, saat sahur, berbuka dan setelah tarawih. Hal ini dilakukan untuk mempertahankan cadangan ASI dalam tubuh. Makanan dengan komposisi gizi berimbang, karbohidrat (nasi, roti, kentang), protein (ikan, telur, tempe, tahu), vitamin-mineral (sayur dan buah) dan lemak (daging sapi, daging ayam, susu) juga harus menjadi perhatian.
Berikut beberapa tips mempertahankan kualitas dan kuantitas ASI saat puasa Ramadan:
1. Memperbanyak konsumsi cairan
Saat berpuasa cairan berkurang sebanyak 2 sampai 3% dalam tubuh. Tubuh menyesuaikan diri dengan mengurangi keringat dan produksi urine. Berbuka dengan minuman manis dan hangat akan merangsang kelancaran ASI bagi ibu menyusui. Meminum susu dapat menjadi alternatif untuk menambah energi dalam tubuh. Teh manis hangat, jus dan kurma dapat memberikan energi lebih bagi tubuh ibu menyusui.
2. Menyeimbangkan komposisi gizi pada menu makanan
Pada dasarnya tubuh ibu menyusui memerlukan 700 kalori setiap harinya. Pada saat berpuasa 70% dari jumlah kalori yang dibutuhkan ini didapat dari makanan yang dikonsumsi oleh ibu. Sisanya didapat dari cadangan energi yang tersimpan dalam tubuh. Mengonsumsi makanan bergizi pada saat sahur, berbuka dan setelah tarawih harus dipertahankan.
Sebagai alternatif menu, satu porsi opor ayam sekitar 200 gram, mengandung 700 kalori. Santan pada opor memiliki kandungan kalori yang sangat tinggi. Jika dengan kuah, satu porsi opor mengandung 700 kalori, tapi ayamnya hanya mengandung 200 kalori. Satu potong rendang dengan berat 340 gram, mengandung lebih dari 800 kalori. Segelas es buah dengan ukuran 180 ml mengandung 173 kalori.
3. Istirahat yang cukup
Pada saat bayi menyusui syaraf di permukaan payudara memberikan rangsangan ke kelenjar otak untuk memproduksi dua hormon yang memicu produksi ASI. Dua hormon ini adalah Prolaktin dan Oksitosin.
Hormon Prolaktin membuat sel-sel dalam payudara untuk memproduksi ASI. Sedangkan hormon Oksitosin menyebabkan otot-otot payudara berkontraksi dan memompa ASI keluar dari puting.
Aktivitas ini memperlihatkan bahwa jumlah ASI akan terus bertambah sepanjang bayi tetap menyusui. Efeknya ibu yang berpuasa akan lemas setelah menyusui. Beristirahat sejenak akan mengembalikan energi pada ibu. Tidak lupa secara psikologis, keyakinan bahwa ASI akan tetap lancar selama berpuasa juga harus tetap dikuatkan. Ini berpengaruh besar pada produksi ASI.
Baca lebih lanjut →

Salat Bisa Obati Stroke


Staf pengajar Fakultas Keperawatan dan Komunitas Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Setiawan, memperkenalkan pengobatan stroke dengan cara terapi komplementer salat.
"Alhamdullilah kesembuhan pasien menggunakan metode pengobatan dan shalat kesembuhannya mencapai 90 hingga 97 persen," terangnya dalam seminar di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes), Bengkulu, belum lama ini.
Menurutnya, dunia kesehatan dan pengobatan dewasa ini banyak memadukan antara medis dan pendekatan spiritual, dengan beberapa penelitian yang dilakukan para ilmuwan ada korelasi antara salat tahajjud terhadap kekebalan tubuh.
"Para ilmuwan asing meyakini pendekatan spiritual memengaruhi secara signifikan. Gerakan salat dapat mempengaruhi kinerja darah ke otak dan ini sangat berguna bagi kesehatan terutama dalam meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit," tambahnya.
Dalam keilmuwan, bangun pada malam hari berwudu dan melaksanakan salat akan memicu energi positif dari beberapa molekul penting yang ada di air dan tubuh.
"Salat khusyuk itulah catatannya karena hubungan langsung dengan sang pencipta, memicu konsentrasi otak," jelasnya.
Selain salat, dia juga memperkenalkan beberapa metode pengobatan yang telah dilakukannya secara eksperimen di lembaga pendidikan Unpad.
Dikatakannya ada 10 metode pengobatan yang ia lakukan diantaranya, anatomi fisiologi, aroma terapi bunga, pijat, akupuntur, terapi lingkungan, terapi air, sistem totok, hipnotis dan bio energi.
Hingga saat ini ia telah membuka beberapa tempat pengobatan terapi komplementer hasil riset yang ia lakukan di lembaga Unpad tidak hanya stroke bahkan mencakup 120 jenis penyakit lainnya.
"Ilmu ini unik, perpaduan antara intelektual dan spiritual penting dan jarang didapat mahasiswa," ungkap Lidya salah seorang mahasiswa peserta seminar.  (Sumber: Tribun News)
Baca lebih lanjut →

Jangan Salah Berdoa


Saya memiliki sahabat yang sangat beruntung. Tidak hanya kuliah di luar negeri, tetapi juga mendapat kesempatan bermukim di dua kota suci yang menjadi idaman banyak orang Islam. Selama empat tahun belajar di Madinah, dia dapat sepuasnya shalat di Masjid Nabawi, bahkan tidak terhitung shalat di Raudhah, satu taman surga di dunia ini. Begitu juga setelah bermukim di Makkah, dia dapat melaksanakan shalat berjamaah lima waktu, kecuali Ashar, karena lebih banyak dilaksanakan di kampus.
Setiap habis shalat, dia tak pernah lupa berdoa. Yang paling sering dia minta dalam doanya adalah semoga Allah SWT memudahkan jalan baginya menghajikan kedua orang tuanya. Tatkala melepas kepergiannya dulu ke Tanah Suci, sang ibu berkata dengan suara lirih: "Nak, apakah Ibu suatu saat mungkin sampai ke Tanah Suci itu, mencium Hajar Aswad dan berdoa di Multazam?" Setiap kali ingat pertanyaan ibunya itu, dia semakin khusyuk berdoa agar Allah memperkenankan doanya.
Alhamdulillah, doa sahabat saya terkabul. Dari hasil menyisihkan beasiswa setiap bulan, dan nyambi bisnis kecil-kecilan pada musim haji, dia dapat menghajikan kedua orang tuanya. Tidak henti-henti dia mensyukuri nikmat Allah yang tak terhingga itu. Sekarang musim haji sudah berlalu, kedua orang tuanya sudah kembali ke Tanah Air, sahabat saya konsentrasi menghadapi ujian yang sangat menentukan.
Semester ini, sahabat saya hanya mengambil satu mata kuliah. Jika satu mata kuliah ini tidak lulus juga, dia masih diberi kesempatan untuk menempuh ujian sekali lagi. Jika tidak lulus, dia akan drop out (DO). Dia optimistis lulus karena satu semester ini hanya belajar satu mata kuliah. Semua buku wajib dan yang dianjurkan profesor sudah dipelajarinya. Tetapi sayang, setelah nilai diumumkan, dia tetap tidak lulus.
Akhirnya, dia belajar lagi untuk persiapan ujian ulangan sebulan lagi. Ini ujian sangat menentukan nasibnya, terus kuliah apa pulang kampung. Profesor mata kuliah itu sudah didatanginya, memohon pengertian. Dengan dingin sang profesor menjawab: "Biasa, ujian itu ada yang lulus ada yang tidak". Apa yang dia khawatirkan itu, terjadi juga, dia tetap tidak lulus dan akhirnya apa boleh buat, dia DO.
Sebelum meninggalkan Kota Makkah, sahabat saya itu mencoba mengingat-ingat apa kesalahannya, mengapa dia sampai DO. Tiba-tiba dia ingat, suatu hari pernah berdoa di Multazam dengan penuh kekhusyukan: "Ya Allah. Izinkan aku menghajikan kedua orang tuaku. Kumohon ya Allah. Asal aku dapat menghajikan kedua orang tuaku, kuliahku DO juga tidak apa-apa ya Allah."
Sahabat saya sadar dia telah salah berdoa. Akhirnya, dia berdoa lagi dengan sepenuh hati di Multazam, memohon ampun atas kesalahannya dalam berdoa. Harusnya dia meminta kedua-duanya, dapat menghajikan kedua orang tua dan lulus ujian dengan nilai baik. Setelah memperbaiki doanya, dia coba lagi melamar strata dua di universitas lain di Arab Saudi.
Alhamdulillah, dengan karunia dan izin Allah, dia diterima lagi kuliah S2 di kampus lain. Sekarang sahabat saya itu sudah menyelesaikan pendidikan doktornya dan berkiprah di Tanah Air. Itulah pelajaran dari sahabat saya, jangan salah berdoa, memohon kepada Allah. (Sumber: Prof Dr Yunahar Ilyas/Republika)
Baca lebih lanjut →

English French German Spain

Italian Dutch Russian Brazil

Japanese Korean Arabic Chinese Simplified
Translate Widget by Google